Kristal Unik Langka Tercipta dari Hasil Uji Coba Bom Nuklir di AS

By Utomo Priyambodo, Kamis, 20 Mei 2021 | 16:00 WIB
Trinitit, kuasikristal baru yang tercipta dari hasil uji coba nuklir pertama di dunia. (Bindi et al., PNAS, 2021)

Nationalgeographic.co.id—Sebuah jenis kristal baru tercipta dari hasil uji coba bom nuklir pertama di dunia. Pembentukan kuasikristal yang unik dan langka ini bermula dari sebuah uji coba peledakan di negara bagian New Mexico, Amerika Serikat, pada masa Perang Dunia II.

Saat itu, pada pukul 5:29 pagi tanggal 16 Juli 1945, sepotong sejarah yang mengerikan terjadi di New Mexico. Ketenangan fajar kala itu terkoyak saat Angkatan Darat Amerika Serikat meledakkan alat peledak plutonium yang dikenal sebagai gadget.

Ini merupakan uji coba bom nuklir pertama di dunia, yang dikenal sebagai uji Trinity. Momen ini akan mengubah peperangan selamanya.

Pelepasan energi dari hasil uji coba tersebut setara dengan 21 kiloton TNT, menguapkan menara uji setinggi 30 meter (98 kaki) dan bermil-mil kabel tembaga yang menghubungkannya ke peralatan perekam. Bola api yang dihasilkan dari uji Trinity ini meleburkan menara dan tembaga tersebut dengan aspal dan pasir gurun di bawahnya menjadi kristal-kristal yang kebanyakan berwarna hijau, mineral baru yang disebut sebagai trinitit.

Pada 16 Juli 1945, uji coba nuklir 'Trinity' membawa umat manusia ke dalam apa yang disebut Zaman Atom. Bom nuklir pertama diledakkan di New Mexico, di Alamogordo Test Range. Dijuluki "gadget", perangkat tipe ledakan berbasis plutonium menghasilkan 19 kiloton, menciptakan kawah dengan lebar lebih dari 300 meter. (CTBTO)

Baca Juga: Takdir Bom Atom 'Ketiga' Sekutu dan Para Ilmuwan yang Jadi Korbannya