Bagaimana Laba-laba Bisa Memangsa Ular yang Jauh Lebih Besar?

By Utomo Priyambodo, Rabu, 23 Juni 2021 | 16:30 WIB
Laba-laba black widow membunuh dan mamangsa ular yang jauh lebih besar dari ukuran tubuh laba-laba itu. (Daniel R. Crook)

Laba-laba widow adalah jenis laba-laba pembunuh yang paling banyak bertanggung jawab atas sekitar setengah dari kematian ular tersebut. Kelompok laba-laba ini termasuk laba-laba black widow terkenal yang memiliki tanda seperti jam pasir di tubuhnya. Nama-nama latin beberapa spesies dari kelompok ini adalah Latrodectus mactans, L. Hesperus, dan L. variolus.

Selain itu ada juga laba-laba kancing Afrika atau L. indistinctus yang juga kerap membunuh ular. Laba-laba ini berukuran kecil sekitar 1,1 sentimeter dan mereka biasanya menargetkan ular kecil yang masih muda, tetapi racunnya cukup mematikan untuk membunuh hewan yang jauh lebih besar.

Anggota keluarga tarantula juga bertanggung jawab atas 10% pembunuhan ular lainnya. Laba-laba yang lebih besar ini tidak membangun jaring, tetapi berburu mangsa secara aktif di tanah atau di pohon.

8,5% insiden pemangsaan lainnya dilakukan oleh laba-laba penenun bola besar atau Nephila pilipes, yang juga diketahui menangkap dan memakan kelelawar dan burung. Laba-laba ini menenun jaring melingkar yang besar dan sangat kuat. Begitu laba-laba ini membunuh ular, mereka menyedot isi perut reptil tersebut seperti halnya yang mereka lakukan pada serangga.

Baca Juga: Kain Ini Terbuat dari Jaring Laba-laba, Produk Tekstil Terlangka Dunia

Ular yang binasa karena laba-laba. Laporan-laporan mengenai laba-laba memakan ular itu datang dari setiap benua kecuali Antarktika. Setengah dari peristiwa yang dilaporkan itu terjadi di Amerika Serikat dan hampir sepertiga lainnya terjadi di Australia. (SHOP)

Laporan-laporan mengenai laba-laba memakan ular itu datang dari setiap benua kecuali Antarktika. Setengah dari peristiwa yang dilaporkan itu terjadi di Amerika Serikat dan hampir sepertiga lainnya terjadi di Australia.

Dalam studi terbaru ini para peneliti menemukan bukti bahwa laba-laba memangsa 86 spesies ular yang berbeda, dengan ular dari keluarga colubrid menjadi korban paling umum. Keluarga ini termasuk spesies umum seperti ular garter (Thamnophis cyrtopsis) dan ular tikus (Pantherophis guttatus), dan prevalensi mereka di antara korban laba-laba kemungkinan mencerminkan fakta bahwa mereka adalah keluarga ular yang paling melimpah di hampir semua benua, tulis Nyffeler dan Gibbons.