Inilah Alasan Mengapa Kita Belum Menemukan Keberadaan Alien

By National Geographic Indonesia, Minggu, 4 Juli 2021 | 13:00 WIB
Di Galaksi Bima Sakti kita, jarang ditemukan planet yang memiliki tanda kehidupan yang aktif selain Bumi. Apakah ada manusia selain di Bumi? (DRAWSTOCK)

Nationalgeographic.co.id—Galaksi Bima Sakti adalah rumah bagi 100 hingga 400 miliar bintang. Masing-masing bintang berpotensi diorbit oleh planet-planet. Setidaknya, terdapat dua triliun galaksi seperti galaksi milik kita yang dapat diamati di alam semesta ini.

Masing-masing dari mereka dihuni oleh triliunan planet yang mengorbit ratusan miliar bintang. Dengan miliaran bintang di galaksi kita, peradaban cerdas di luar bumi seharusnya bisa ditemukan.

Menurut perbandingan Business Insider, jika hanya 0,1 persen planet di galaksi kita yang mungkin layak menampung kehidupan, itu berarti ada sekitar satu juta planet dengan kehidupan di dalamnya.

Angka-angka ini mendorong fisikawan peraih penghargaan Nobel, Enrico Fermi, untuk bertanya mengenai bentuk kehidupan alien.

"Di mana mereka?"

"Mengapa tidak ada tanda-tanda kehidupan lain yang 'berkunjung' ke Bumi?"

Pertanyaan ini pun kemudian dikenal sebagai Paradoks Fermi.

Menurut paradoks ini terdapat tiga jenis peradaban di alam semesta: peradaban I (yang cenderung menghabiskan sumber daya planet), peradaban II (yang menuai energi dari bintang induk mereka), dan peradaban III (yang menuai energi dari seluruh galaksi mereka).