Akankah Air Laut Menjadi Kurang Asin Jika Semua Es Kutub Mencair ?

By Agnes Angelros Nevio, Jumat, 17 September 2021 | 16:00 WIB
Penjabaran tentang bahaya salinitas air laut yang bisa menyebabkan matinya beberapa arus laut utama. (Lucezn/Getty Images/iStockphoto)

Nationalgeographic.co.id—Salah satu ancaman terbesar dalam perubahan iklim dan peningkatan suhu rata-rata dunia adalah mencairnya es di kutub. Saat suhu rata-rata meningkat di seluruh dunia dan Bumi menjadi semakin panas, jelas bahwa lapisan es raksasa akan mulai mencair (seperti yang sudah terjadi). Lalu, air dari semua pencairan itu akan bergabung dengan perairan lautan dunia.

Apa yang terjadi ketika kita menambahkan air ke larutan air garam? Air tersebut menjadi kurang asin, kan?

Air laut itu asin, jadi apa yang akan terjadi jika tiba-tiba mendapat pasokan air tawar yang sangat besar (yaitu, air yang tidak asin)? Apakah akan menjadi kurang asin?

Ternyata, jawaban dan konsekuensinya tidak sesederhana yang kita bayangkan. Mari, mari kita bahas beberapa perkara mendasar.

Baca Juga: Virus Kuno 15.000 Tahun Diidentifikasi di Gletser Tibet yang Mencair