De Voormoeders: Kisah Nenek Sejarawan Suze Zijlstra di Hindia Belanda

By Afkar Aristoteles Mukhaer, Jumat, 19 November 2021 | 11:00 WIB
Suze Zijlstra, sejarawan di Leiden University yang menulis De Voormoeders tentang riwayat keluarga asalnya di Hindia Belanda. (Trouw)

 

Nationalgeographic.co.id—Suze Zijlstra bekerja sebagai peneliti sejarah maritim dan kolonialisme Belanda abad ke-17. Selama empat tahun hingga purnatugas pada 2020, ia menjadi pengajar di Program Studi Sejarah Maritim di Leiden University.

Sudah sejak lama Zijlstra ingin tahu tentang asal-usul keluarganya, khususnya dari ibunya yang lahir di Hindia Belanda. Maka, mulai menelusuri dan menulis lewat bukunya berjudul De Voormoeders yang berarti 'nenek moyang'.

Penelusurannya bermula dari kisah dan dokumen masa lalu dari keluarga maupun di Nationaal Archief di Den Haag. Arsip yang ada di Den Haag tak begitu memuaskannya, lantaran kisah Belanda di Hindia penuh dengan kisah laki-laki.

"Mereka (laki-laki) lebih sering muncul di sumber-sumber, terutama di arsip perusahaan seperti milik VOC," tuturnya di Historiek.

"Memang sudah ada peneliti yang meneliti peran perempuan yang cukup besar dalam masyarakat VOC, tetapi untuk saat ini penelitian itu kurang tercermin dalam sejarah publik. Hal ini saya perhatikan ketika Nationaal Archief lebih banyak membicarakan tentang laki-laki dalam sebuah peran ciamik terkait dunia VOC."

Halaman berikutnya...