Isu-isu Pemilu Amerika dari Lensa Fotografer National Geographic

By , Rabu, 23 November 2016 | 15:00 WIB
Denise Fuentes dan Ulises Escobedo, berpose dengan bayi Eros. Fuentes dan Ulises tersentuh oleh perang narkoba yang berkecamuk di Ciudad Juarez, Meksiko, lingkungan yang tampak di bawah mereka. Sekarang mereka sedang mencari rumah di sana. (Dominic Bracco II/National Geographic)

Cuaca sama panasnya di kedua sisi perbatasan Amerika Serikat-Meksiko. Saya rasa itu semacam membuat orang menjadi sama. Kita semua mendengarkan rancheros ketika kita minum, dan kita semua makan tortilla untuk sarapan.

Saya selalu merasa seperti di rumah ketika kerja di perbatasan. Kadang-kadang sisi Meksiko bahkan lebih mudah daripada selatan Texas, tempat saya dibesarkan. Di kedua sisi, orang hanya ingin bekerja, pulang ke rumah, dan mengurus keluarga mereka. Orang akan menepi untuk memberi Anda bantuan ketika mobil Anda mogok.

Sulit untuk tidak mengambil hasil pemilu ini secara pribadi. Saya takut bahwa perpecahan yang memisahkan komunitas ini akan menjadi lebih dari sekedar fisik.

Brian Skerry

Situs ini, terletak sekitar seratus mil sebelah barat dari San Diego, California, adalah salah satu pusat keanekaragaman hayati. Wilayah ini merupakan bagian dari berbagai gunung bawh laut dan biasanya hutan kelp, tapi air yang menghangat baru-baru ini karena El Nino, telah membunuh rumput laut raksasa. Namun masih tersisa rumput laut kelapa, rumput laut, dan flora lainnya. (Brian Skerry/National Geographic)

Premis untuk cerita National Geographic mendatang adalah untuk menggunakan ulang tahun keseratus National Park Service untuk melihat upaya masa depan dalam melindungi habitat bawah air di Amerika Serikat. Setelah menghabiskan sebagian besar hidup untuk memotret alam, saya telah diberkati untuk melihat satwa liar yang luar biasa dan tempat yang mempesona. Tapi saya juga melihat, dalam hidup saya sendiri, penghancuran dan kerusakan lingkungan, penurunan spesies, dan planet berubah dengan cepat karena perubahan iklim yang disebabkan manusia.

Meskipun ancaman ini sangat serius pada biosfer, saya tetap optimis tentang masa depan kita. Karena saya percaya, saat ini  kita memahami masalah dan memiliki solusinya. Dengan asumsi kita bertindak hati-hati, kita bisa mengekang penurunan dan memulihkan ekosistem.

Meningkatnya suhu laut membunuh terumbu karang dan hutan kelp dan menyebabkan badai dahsyat. Padahal kita tahu bahwa wilayah laut yang dilindungi menciptakan ketahanan dan berfungsi sebagai hambatan untuk cuaca yang merusak. Untuk mewujudkan potensi ini, sangat penting bahwa pemimpin memahami kompleksitas masalah dan memiliki kemauan untuk bergerak maju dengan perlindungan lanjutan.!break!

Kitra Cahana

Dari kiri ke kanan: Roniya Hepburn, 18, bersama anaknya, Ethan Hepburn, 11 bulan; Angelina Coronado, dengan anaknya, Yesaya Arriaga, 7 bulan; Marta Diaz, dengan anaknya, Jonathan Deleon, setahun; semuanya difoto di Dorothy M. Wallace COPE Center di Miami, Florida. (Kitra Cahana/National Geographic)

Musim semi lalu, ketika dalam penugasan tentang gender untuk edisi mendatang National Geographic, saya mendapat hak istimewa untuk memotret kelulusan kelas tahun ini dari Dorothy M. Wallace COPE (Continuing Opportunities for Purposeful Education) Center, sebuah sekolah tinggi di Miami, Florida, yang diperuntukkan bagi para ibu remaja.

Berjalan melalui lorong-lorong sekolah, menghadiri prom dan wisuda anak-anak perempuan, saya melihat apa yang bisa dicapai ketika kita memberikan gadis-gadis muda kekuatan dan dukungan untuk percaya pada masa depan mereka sendiri.

Berkaca pada pemilu, saya diingatkan bahwa kekuatan sejati seringkali berasal dari bawah. Itu berasal dari orang-orang seperti kepala sekolah, Annette Burks-Grice, yang saya menyaksikan dengan kagum saat ia menyapa siswa-siswanya setiap hari dengan kebaikan, martabat, dan empati. Aku memandang sekolah dan saya pikir, dunia kita dan negara kita membutuhkan lebih banyak hal-hal seperti ini. Saya menatap kepala sekolah dan stafnya dan saya pikir, dunia dan negara kita membutuhkan lebih banyak orang-orang seperti mereka. Apa yang saya temukan di sini ialah budaya cinta dan dukungan yang kita semua bisa pelajari, budaya cinta dan dukungan yang kita semua pantas menerimanya.

Aaron Huey