Simbol Keperkasaan Romawi, Roman Forum Jadi Episentrum Kekaisaran

By Sysilia Tanhati, Sabtu, 16 Juli 2022 | 11:00 WIB
Roman Forum adalah jantung, tidak hanya kota, tetapi juga Kekaisaran Romawi selama berabad-abad. Simbol keperkasaan Romawi, Roman Forum jadi episentrum kekaisaran. (Rainhard2)

Nationalgeographic.co.id - Italia merupakan rumah bagi beberapa monumen arsitektur paling terkenal serta lokasi arkeologi. Salah satunya adalah Roman Forum. Sisa-sisa situs Warisan Dunia UNESCO yang menakjubkan ini mencakup banyak bangunan penting di masa itu. Seperti kuil untuk para dewa serta gedung publik tempat kaisar pernah berdiri. Di sekitarnya terdapat jalan di mana warga dapat menyaksikan prosesi para pemenang pertempuran. Roman Forum adalah jantung, tidak hanya kota, tetapi juga Kekaisaran Romawi selama berabad-abad. Simbol keperkasaan Romawi, Roman Forum jadi episentrum kekaisaran.

Sejarah Roman Forum yang menjadi jantung kekaisaran

Berawal dari lahan berumput, Roman Forum jadi ruang publik utama bagi kota Roma sejak abad ke-8 Sebelum Masehi.

Pendiri legendaris dan raja pertama Roma, Romulus, adalah orang pertama yang membangun di situs tersebut. Raja kedua Roma, Numa Pompilius, membangun Rumah Perawan dan Kuil Vesta  di tempat yang sama. Kuil itu dipersembahkan sebagai tempat perhormatan dewi perawan rumah dan keluarga.

Raja kedua itu kemudian menciptakan area pusat untuk kehidupan politik dan agama di Roma. Pembangunan mencakup Regia, istana kerajaan pertama di tepi Forum. “Regia juga menjadi tempat bagi pontifex maximus, imam kepala,” ungkap Ed Whelan dilansir dari laman Ancient Origins.

Seiring berjalannya waktu, Roman Forum jadi pusat komersial kota yang selalu dipenuhi pedagang. Maka tidak heran jika ini menjadi tempat yang paling nyaman untuk mengadakan pertemuan publik dan menarik perhatian warga. Para pejabat dan orator berbicara kepada masyarakat dari sebuah rostra. Ini adalah sebuah panggung tinggi yang menghadap ke Gedung Senat tempat para elit dan politisi berkumpul jauh dari keramaian.

Terkadang emosi memuncak dan berkobar saat penyampaian orasi itu. Pada abad kedua Sebelum Masehi, Tiberius Gracchus, mencoba mereformasi Republik Romawi. Dengan berani, ia menyarankan agar uang dibagikan kepada orang miskin. Tak ayal, ia dipukuli sampai mati oleh pengikutnya.

Ruang publik dengan beragam fungsi

Forum tidak hanya dirancang untuk kegiatan politik dan ibadah semata. Di ruang publik ini, pemilihan umum, proses peradilan hingga pemakaman dilakukan di tempat ini. Anda bahkan bisa menyaksikan pertandingan gladiator diadakan.

Sejak abad ke-3 Sebelum Masehi, orang Romawi mengadakan prosesi kemenangan di sekitar Roman Forum. Mereka merayakan kemenangan atas musuh-musuh dengan gaya yang megah. Harta jarahan dan tawanan perang dipamerkan selama pawai tersebut.

Ketika Romawi memperluas kekaisaran di Mediterania dan menjadi lebih kaya, monumen megah dan rumit pun dibangun di sekitar Roman Forum. Seperti Basilika. Konstruksi megah ini awalnya merupakan bangunan publik tempat pengadilan diadakan, serta melayani fungsi resmi dan publik lainnya. Para jenderal dan politisi Republik terkemuka juga mendirikan bangunan di daerah itu untuk menunjukkan kekuasaan.

Termasuk Julius Caesar, sang diktator Romawi ini membangun kuil-kuil penting tetapi terhenti setelah kematiannya. Kaisar Augustus menyelesaikan pembangunan yang dimulai oleh pamannya itu. Ia mendirikan banyak kuil dan tempat pemujaan sebagai bagian dari pemulihan kota. Pembangunan Roman Forum terus berlanjut meski terjadi pergantian kaisar.