Jadi Orang Paling Berkuasa, Bagaimana Kaisar Romawi Bersenang-senang?

By Sysilia Tanhati, Jumat, 22 Juli 2022 | 13:00 WIB
Bukan tugas yang mudah untuk memimpin kekaisaran yang begitu besar dan penuh intrik. Ini mungkin membuat orang bertanya-tanya: bagaimana kaisar Romawi bersenang-senang? (Jan Steen)

Kaisar Tiberius dicap sebagai seorang pedofil. Ia dipercaya telah memaksa keponakannya, Caligula, untuk berhubungan seks dengan seorang pelacur laki-laki di bawah umur.

Julius Caesar sang diktator pun punya kisah tersendiri. Konon, ia merupakan pengagum bentuk tubuh manusia. Dipercaya sebagai seorang biseksual, Caesar dikabarkan memiliki hubungan asmara dengan pria selama kampanye militernya. Salah satunya adalah Raja Nicomedes dari Bitinia, Sal menambahkan.

Pertunjukan brutal

Gladiator merupakan salah satu aspek dari kebudayaan Romawi kuno yang sangat penting. Brutal dan penuh darah, pertandingan gladiator sangat disukai oleh orang Romawi, termasuk kaisar. Bahkan gladiator jadi alat bagi kaisar untuk menarik simpati publik.

Sebagian besar kaisar Romawi menyukai pertandingan gladiator, tidak terkecuali Caligula. Kekejamannya yang gila ditunjukkan lewat perombakan pertandingan gladiator di masa kepemimpinannya. Para tahanan dikorbankan atau dipaksa untuk bertarung dengan hewan buas, seperti singa.

Agar penonton betah, pertunjukan paruh waktu 'damnatio ad bestias' yang sadis pun diselenggarakan. Di sini para tahanan diumpan ke binatang buas. (Henryk Siemiradzki )

Di bawah kontrol yang sangat ketat, Caligula pun ikut bertanding melawan gladiator. Namun kaisar gila ini bukan satu-satunya yang berada di dalam arena. Commodus, kaisar terkenal lainnya yang menjadikan dirinya sebagai gladiator. Ia akan memaksa penonton yang tidak bersenjata untuk melawannya. Setelah menang telak, Commodus menghadiahi dirinya sendiri sejumlah besar uang.

Anggur dan santapan mewah

Kaisar-kaisar Romawi menyukai hidangan lezat dan anggur yang baik. Makanan kaisar sebagian besar terdiri dari daging dan anggur serta buah-buahan dan sayuran.

Mereka gemar mengadakan pesta mewah dan besar untuk pejabat mereka. Terkadang, masyarakat pun menikmati pesta bersama kaisar.

Variasi hidangan dalam acara ini sangat luar biasa, dari lidah merak hingga hewan pengerat (dormice) yang goreng. Anggur berkualitas melengkapi semua hidangan ini.