Bagaimana Rasanya Menjadi Brahmana, Kasta Tertinggi di India?

By Hanny Nur Fadhilah, Jumat, 9 September 2022 | 09:00 WIB
Brahmana, kasta tertinggi dan terhormat di India. (Christopher Pillitz)

Nationalgeographic.co.id–Brahmana adalah kasta atau varna tertinggi dalam agama Hindu di India. Brahmana adalah kasta dari mana pendeta Hindu berasal yang bertanggung jawab untuk mengajar dan memelihara pengetahuan suci. Kasta besar lainnya, dari yang tertinggi hingga yang terendah, adalah Ksatria (prajurit dan pangeran), Vaisya (petani atau pedagang), dan Sudra (pelayan dan petani penggarap).

Sejarah Kasta Brahmana

Sistem kasta ternyata lebih fleksibel, dalam hal pekerjaan yang pantas bagi para Brahmana, daripada yang diperkirakan. Catatan dari periode klasik dan abad pertengahan di India menyebutkan laki-laki dari golongan Brahmana melakukan pekerjaan selain melaksanakan tugas keimaman atau pengajaran tentang agama. Misalnya, ada yang menjadi pejuang, pedagang, arsitek, pembuat karpet, dan bahkan petani.

Pada akhir pemerintahan Dinasti Maratha, pada tahun 1600-an hingga 1800-an, anggota kasta Brahmana menjabat sebagai administrator pemerintah dan pemimpin militer, pekerjaan yang lebih sering dikaitkan dengan Kshatriya. Menariknya, para penguasa Muslim Dinasti Mughal (1526–1858) juga mempekerjakan para Brahmana sebagai penasihat dan pejabat pemerintah, seperti halnya Raj Inggris di India (1858–1947).

Kasta Brahmana Hari Ini

Saat ini, para Brahmana terdiri dari sekitar 5% dari total populasi India. Secara tradisional, Brahmana laki-laki melakukan pelayanan imamat, tetapi mereka juga dapat bekerja dalam pekerjaan yang berhubungan dengan kasta yang lebih rendah. Memang, survei pekerjaan keluarga Brahmana di abad ke-20 menemukan bahwa kurang dari 10% Brahmana laki-laki dewasa benar-benar bekerja sebagai pendeta atau guru Veda.

Seperti di masa lalu, sebagian besar Brahmana sebenarnya mencari nafkah dari pekerjaan yang berhubungan dengan kasta yang lebih rendah, termasuk pertanian, pemotongan batu, atau bekerja di industri jasa. Namun, dalam beberapa kasus, pekerjaan seperti itu menghalangi Brahmana yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas-tugas imamat.

Misalnya, seorang brahmana yang mulai bertani dapat dianggap terkontaminasi secara ritual, dan dapat dilarang memasuki imamat kedepannya.

Meskipun demikian, asosiasi tradisional antara kasta Brahmana dan tugas-tugas pendeta tetap kuat. Para brahmana mempelajari teks-teks keagamaan, seperti Weda dan Purana, dan mengajar anggota kasta lain tentang kitab-kitab suci. Mereka juga melakukan upacara di kuil dan memimpin pesta pernikahan dan acara penting lainnya.

Baca Juga: Bagaimana Rasanya Menjadi Dalit, Kasta Paling Rendah di India?

Baca Juga: Hanya di India, Kepalanya Rela Ditumbuk Kelapa demi Keinginan Tercapai

Baca Juga: Kala Kekaisaran Mughal dari India Menguasai Ekonomi Dunia Abad 17

Secara tradisional, para Brahmana melayani sebagai pembimbing spiritual dan guru para pangeran dan pejuang Ksatria, berkhotbah kepada para elit politik dan militer tentang dharma, tetapi hari ini mereka melakukan upacara untuk umat Hindu dari semua kasta yang lebih rendah.

Kegiatan yang dilarang bagi Brahmana menurut Manusmriti ialah membuat senjata, menyembelih hewan, membuat atau menjual racun, menjebak satwa liar, dan pekerjaan lain yang berhubungan dengan kematian.

Brahmana adalah vegetarian, sesuai dengan kepercayaan Hindu dalam reinkarnasi. Namun, beberapa memang mengonsumsi produk susu atau ikan, terutama di daerah pegunungan atau gurun di mana produksinya langka. Enam kegiatan yang tepat, peringkat dari yang tertinggi hingga yang terendah, adalah mengajar, mempelajari Veda, mempersembahkan korban ritual, memimpin ritual untuk orang lain, memberi hadiah, dan menerima hadiah.