Mengapa Makanan Dinosaurus Tyrannosaurus Muda dan Dewasa Berbeda?
François Therrien, penulis utama makalah dan Curator of Dinosaur Palaeoecology di Royal Tyrell Museum, menjelaskan, "Tyrannosaurus dewasa dan muda tampak sangat berbeda. Tyrannosaurus dewasa adalah hewan bertubuh sangat besar dengan tengkorak besar, dan gigi kuat yang sering kita bandingkan dengan pisang pembunuh."
"Sebagai perbandingan, hewan muda jauh lebih jinak dengan tengkorak yang ringan, gigi seperti pisau, kaki panjang, dan gigitan yang relatif lemah. Akibatnya, diduga bahwa mereka memakan makanan yang berbeda."
Namun, mencari tahu dengan pasti apa yang dimakan oleh tyrannosaurus muda sulit dilakukan. Bekas gigi dari hewan muda ini relatif jarang, begitu pula isi perut dan kotoran yang terawetkan, sehingga sulit untuk mengetahui apa yang mereka buru.
Untungnya, pada tahun 2009 para peneliti mendapatkan apa yang mereka cari. Fosil Gorgosaurus muda yang terawetkan dengan baik ini sudah merupakan temuan penting. Temuan ini semakin menarik dengan keberadaan tulang-tulang jari kaki yang muncul dari rongga dadanya. Ini menunjukkan bahwa sisa-sisa makanan terakhirnya masih berada di dalam tubuhnya.
"Kami semua tidak percaya saat menyadari apa yang kami miliki," kata François. "Kami jarang menemukan kerangka tyrannosaurus muda karena tulang mereka sangat rapuh sehingga cenderung tidak menjadi fosil atau hancur sebelum ditemukan."
"Menemukan bahwa kerangka tersebut juga menyimpan isi perut membuat spesimen ini benar-benar unik. Hal ini sangat langka pada dinosaurus pemakan daging besar, karena organ-organnya sering membusuk atau dimakan oleh pemakan bangkai sebelum dikubur.
Faktanya, spesimen ini merupakan kejadian pertama di mana isi perut terawetkan pada suatu tempat pada seekor tyrannosaurus.
Para peneliti menemukan tulang jari kaki masih melekat pada kaki dinosaurus mirip burung kecil yang dikenal sebagai Citipes.
Kaki Citipes menunjukkan tanda-tanda telah dicerna, telah terkikis oleh asam lambung Gorgosaurus. Satu set tulang lebih aus daripada yang lain, menunjukkan bahwa tulang-tulang tersebut dimakan mungkin dalam selang waktu beberapa jam atau beberapa hari.
"Jika tyrannosaurus dewasa makan semua bagian bangkai, sering kali menghancurkan dan menelan tulangnya, tyrannosaurus muda justru tampak jauh lebih hati-hati," kata François. "Mereka memilih memisahkan bagian kaki untuk memakan dagingnya yang kaya otot, dan meninggalkan sisa bangkainya."
---
Pengetahuan tak terbatas kini lebih dekat. Simak ragam ulasan jurnalistik seputar sejarah, budaya, sains, alam, dan lingkungan dari National Geographic Indonesia melalui pranala WhatsApp Channel https://shorturl.at/IbZ5i dan Google News https://shorturl.at/xtDSd. Ketika arus informasi begitu cepat, jadilah bagian dari komunitas yang haus akan pengetahuan mendalam dan akurat.