Black Dahlia, Kasus Pembunuhan dan Mutilasi yang Tidak Terpecahkan

By Gregorius Bhisma Adinaya, Senin, 8 Oktober 2018 | 18:28 WIB
Elizabeth Short ()

Saat ditemukan, tubuh Short dalam keadaan terpotong menjadi dua bagian atas dan bawah. Mirip seperti maneken yang sedang dipisahkan antara badan dan pinggang ke bawah. Saat dilihat lebih dekat, ia yakin bahwa yang ditemukan adalah manusia. Dengan wajah yang dirusak.

Lokasi penemuan tubuh Short. ()

Tidak lama setelah ditemukan, polisi, FBI, dan wartawan pun memenuhi lokasi itu dan melabel kasus ini sebagai kasus pembunuhan paling kejam yang pernah ada—pada masa itu. Tak ada noda darah sama sekali dalam tubuhnya yang pucat hingga ada dugaan bahwa Short telah dimutilasi di tempat lain dan tubuhnya telah dicuci bersih.

Hasil otopsi menunjukkan adanya tindak kekerasan. Bekas ikatan tali terdapat pada pergelangan tangan dan kaki. Tidak hanya itu, memar juga ditemukan pada bagian kepala Short, yang mengindikasikan adanya benturan benda tumpul sebelum ia meninggal.

Mutilasi juga diduga dilakukan setelah Short tak bernyawa dan dilakukan sekitar 10 jam sebelum mayatnya ditemukan.

Short ditemukan dalam keadaan telanjang. Meski begitu, tidak ada jejak sperma dalam organ intim Short. Menepis dugaan bahwa pembunuhnya telah memperkosa Short sebelumnya.