Sains Menghidupkan Kembali Nebiri, Mumi Mesir Kuno Berusia 3.500 Tahun

By National Geographic Indonesia, Kamis, 27 Mei 2021 | 10:00 WIB
Ilmuwan berhasil merekonstruksi wajah dan otak Nebiri, mumi tokoh elit Mesir kuno berusia 3.500 tahun melalui forensik modern. (Visual Forensic)

Sejauh ini, para peneliti menganggap bahwa mumifikasi pada kepala Nebiri merupakan yang paling sempurna.Teknik perawatan kepala yang digunakan untuk mumifikasi Nebiri semakin menegaskan bahwa dulunya Nebiri menyandang status "elit tinggi" semasa hidupnya.

“Pembungkusan yang teliti menciptakan penghalang untuk melindungi tubuh dari kolonisasi serangga. Di waktu yang sama, tindakan itu memiliki tujuan kosmetik, yaitu mempertahankan penampilan asli fitur wajah dan leher,” jelas Bianucci.

Baca Juga: Tempat-Tempat Wisata Arkeologi yang Menampilkan Temuan Mumi Mesir Kuno

Hasil rekonstruksi menunjukkan Nebiri sebagai laki-laki dengan hidung mancung, rahang lebar, alis lurus dan bibir agak tebal. (Visual Forensic)

 

Menariknya lagi, CT scan menunjukkan adanya sebuah lubang kecil pada struktur pelat cribriform, yang memisahkan rongga hidung dari otak. Meski terdapat lubang, namun otak tak dikeluarkan dari rongga keplala.

Pelubangan pada lempeng cribriform tidak dilakukan untuk mengestrak otak, tetapi untuk memasukkan linen. Memang, fragmen-fragmen linen masih terlihat di dalam jaringan serebral yang mengalami dehidrasi.

Dengan menggunakan data dari CT scan, para peneliti dapat melakukan rekonstruksi permukaan otak secara 3D, yang memungkinkan mereka merekonstruksi jaringan lunak yang hancur atau mengalami perubahan post-mortem.

Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal Forensic Science, Medicine and Pathology, para peneliti mengatakan bahwa studi ini menyoroti pentingnya menggunakan teknik forensik modern. Tujuannya, meningkatkan teknologi diagnosis retrospektif baru pada sisa-sisa manusia yang berubah sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kita tentang populasi masa lalu.

Baca Juga: Arkeolog Singkap Asal-usul Masyarakat Mesir Kuno Berkat DNA Mumi