Tradisi Suku Bugis, Dua Pemuda Selesaikan Masalah dengan Badik dan Dikurung dalam Satu Sarung

By , Rabu, 12 Juni 2019 | 15:06 WIB
Badik yang digunakan dalam ritual Sigajang Laleng Lipa (KOMPAS.com/ABDUL HAQ)

Berada dalam sarung berarti menunjukkan, diri merek ada dalam satu tempat dan ikatan yang menyatukan, dalam kata lain ikatan kebersamaan antar manusia.

Meski terkesan brutal dan mengerikan, ritual ini merupakan tradisi dan ciri khas masyarakat Bugis.

Sigajang Laleng Lipa (Kaskus)

Ketika perselisihan tak dapat dihindari karena sebuah perselisihan dan menjunjung harga diri yang harus ditegakkan.

Di saat itulah nyawa tak ada artinya, dan konflik berdarah harus dilakukan dalam ritual bernama Gajang Laleng Dipa.

Hal ini tak lain dan tak bukan adalah untuk menjunjung kemulian dan harga diri manusia.

(Afif KM)