Nationalgeographic.co.id—Perubahan iklim global saat ini bukan hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga telah secara fundamental mengubah lanskap bisnis di seluruh dunia. Perubahan ini menghadirkan serangkaian tantangan yang signifikan bagi perusahaan di berbagai sektor.
Namun, di tengah tantangan tersebut, terbentang pula peluang yang luas bagi perusahaan yang proaktif dan berani mengadopsi praktik bisnis yang inovatif dan model operasional yang baru.
Dalam konteks ini, keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan etis atau tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan telah bertransformasi menjadi imperatif bisnis yang mendesak.
Maria Kelly, Direktur Skillnet Climate Ready Academy, sebuah lembaga yang berdedikasi untuk membantu perusahaan-perusahaan di Irlandia dalam mengimplementasikan praktik keberlanjutan dan mencapai dampak yang maksimal, menegaskan hal itu.
"Risiko bisnis yang terkait dengan tidak mengambil tindakan meningkat pesat dan jauh melebihi biaya perubahan," tutur Kelly seperti dilansir laman Raidió Teilifís Éireann.
bahwa risiko bisnis yang terkait dengan kelambanan dalam bertindak terhadap perubahan iklim meningkat dengan sangat pesat dan secara substansial melampaui biaya yang diperlukan untuk melakukan perubahan yang diperlukan.
Oleh karena itu, bagi para pelaku bisnis yang memiliki visi ke depan dan bertekad untuk menjadikan bisnis mereka lebih berkelanjutan di tahun 2025, Ibu Kelly telah merumuskan lima tips praktis sebagai titik awal yang efektif.
1. Penyusunan rencana aksi keberlanjutan yang komprehensif
Setiap entitas bisnis, tanpa terkecuali, idealnya harus memiliki rencana aksi keberlanjutan yang terdokumentasi dengan baik.
Rencana ini berfungsi sebagai peta jalan yang jelas, menetapkan garis dasar yang terukur untuk kinerja keberlanjutan saat ini, merumuskan target-target ambisius yang ingin dicapai di masa depan, dan mengidentifikasi indikator kinerja utama (KPI) yang relevan untuk memantau kemajuan secara berkala.
Lebih lanjut, rencana aksi ini harus dirancang untuk memungkinkan perusahaan mengukur kemajuan yang telah dicapai secara sistematis dan mengkomunikasikan kinerja keberlanjutan mereka secara transparan kepada para pemangku kepentingan.
Baca Juga: Energyfish: Pelopor Teknologi Tenaga Mikro Hidro yang Mengusung Sustainability
KOMENTAR