Nationalgeographic.co.id—Idulfitri adalah salah satu hari raya terbesar yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Hari raya ini menandai berakhirnya bulan suci Ramadan.
Ada beragam tradisi merayakan Idulfitri di penjuru dunia. Selama perayaan, beragam makanan pun disajikan. Keluarga dan kerabat berkumpul bersama selama Idulfitri sambil menikmati aneka hidangan nan lezat.
Setiap budaya merayakan Idulfitri dengan cara yang sedikit berbeda. Misalnya, di Turki, perayaan ini melibatkan pembagian permen dan kacang almond berlapis gula kepada anak-anak.
Bagi warga Maroko, perayaan hari raya tidak lengkap tanpa sajian manis seperti fekkas, kaab el ghazal, dan ghoriba bahla. Sementara itu, di Indonesia, hidangan tradisional seperti ketupat dan opor disiapkan sebagai bagian dari perayaan.
Dari hidangan penutup yang lezat hingga kari lezat yang kaya rasa, berikut beberapa makanan khas Idulfitri terlezat dari seluruh dunia.
Assida
Di Maroko, Idulfitri diawali dengan semangkuk hidangan manis yang terinspirasi dari suku Bedawi. Makanan ini pada dasarnya adalah bubur kental yang diberi mentega, madu, atau sirup kurma. “Bubur ini biasanya dimakan dengan tangan,” tulis Noma Nazish di laman Forbes.
Berbagai versi assida juga populer di negara-negara jazirah Arab seperti Libya, Oman, Arab Saudi, dan Yaman.
Bolani
Bolani adalah salah satu makanan pokok hari raya di Afghanistan. Kue lapis yang digoreng dalam wajan biasanya diisi dengan beragam campuran. Misalnya daun bawang, kentang, daun bawang, dan labu atau daging cincang.
Beberapa jenis kue lapis juga menggunakan lentil merah atau hijau sebagai isiannya. Makanan ringan berbentuk setengah bulan ini merupakan makanan khas Afganistan. Secara tradisional, bolani disajikan dengan selai wortel, chutney hijau, atau saus yogurt.
Baca Juga: Semarak Perayaan Idulfitri, dari Kekaisaran Ottoman Hingga Mesir Kuno
Source | : | Forbes |
Penulis | : | Sysilia Tanhati |
Editor | : | Ade S |
KOMENTAR