Baca Juga: Perang terhadap Patogen: Pelajaran dari Sejarah untuk Lawan Corona
Rublack dan Tiramani menyampaikan, fashion bulu burung digunakan untuk menambah pesona diri serta memperluas pengaruh perdagangan dan kekuasaan kekaisaran.
"Ini membantu kita untuk memahami mengapa jenis hiasan seperti ini sangat berarti bagi orang-orang seperti Schwarz. Bagaimana mereka menggunakannya untuk memamerkan pengetahuan tentang teknologi terbaru, kerajinan dan budaya global," kata Rublack.
Sejak abad ke-17, mode bulu burung perlahan mengalami pergeseran dan mulain dikenakan wanita. Pada masa ini, penggunaan untuk laki-laki hanya terbatas pada hiasan dan parade militer saja bukan untuk dikenakan sehari-hari lagi.
Source | : | Cambridge News |
Penulis | : | Afkar Aristoteles Mukhaer |
Editor | : | Gita Laras Widyaningrum |
KOMENTAR